Sabtu, 11 April 2009

TSALATSA


Q : Bikam….?
A : Kulu….tsalatsa jineh… (kalo diterjemahin: "berapa?..semuanya tiga pound sudan" atau kira2 15 ribu rupiah).
Sepenggal percakapan sederhana yang selalu terjadi diantara penjual makanan dan pembeli. Kalo dilihat dari harga pasaran di warung sekitarnya ...warung yang biasa di pake tempat makan ini tergolong paling murah dan lumayan "berasa". Harga yang harus dibayar buat sepiring kecil tumis daging kambing yang dicampur dengan bubur kacang merah, sepiring irisan sayuran yang terdiri dari daun bawang, tomat, mentimun dan yang terakhir dua potong roti khas sudan.
Dagingnya lumayan empuk, tapi tidak semuanya daging karena kadang dicampur tulang (daging + tulang) and ga lupa lemaksnya. Kalo dilihat dari tampilannya cukup mengerikan terutama bagi para member kolesterol dan darah tinggi mania coz' kubangan minyak (entah dari lemak yang mencair atau dari minyak kelapa) lumayan banyak disetiap porsinya.
Hmmmmm....soal rasa...ga ada pilihan bro....but yang penting masih masuk akal lah.... Yamee... makan siang sudah siap.... and welcome kolesterol....
Warning!!!! jangan lupa cuci tangan sebelum makan.... karena dijamin ga akan disediain sendok....

Kamis, 09 April 2009

Kedelai/Donkey

Heeeeessssss Tineeeenggggg....

Sudah banyak tulisan tentang makhluk ini…dan hampir semua tulisan boleh dikatakan menghujat keberadaan hewan ini. Banyak sifat-sifat yang melekat pada hewan ini dijadikan perumpamaan yang berkonotasi jelek terhadap sifat maupun kelakuan manusia….dan sungguh ajaib, bahwa hewan ini tidak mengajukan keberatan atau protes atau bahkan melakukan balas dendam dengan menggunakan sifat-sifat jelek manusia untuk dipakai atau dijadikan bahan olok-olokan oleh bangsa keledai….. seperti “hey…hik..hok…hiik..hokkk…lu ko susah dibilangin sih sama juragan kamu….dasar otak bebel kaya manusia aja loe susah diatur..hik..hok…hiik.hoookkkk….”
Ungkapan yang sering digunakan untuk menyamakan kebodohan manusia dengan keledai, contohnya .... “ kamu kalo masih suka bikin kesalahan yang sama .... berarti kamu sama juga dengan keledai...” Jelas perumpamaan tadi sungguh tidak fair, Apakah memang keledai itu sangat dungu sehingga layak untuk dijadikan sebagai perumpamaan orang bodoh? sepertinya kaum manusia sudah lupa bahwa ada sisi positif dari keluguan keledai tadi yang sering jatuh dilubang yang sama. Para ilmuwan / ahli penerbangan telah mengadopsi "kedunguan keledai" yang digunakan sebagai rujukan untuk memandu pesawat agar tidak tersesat selama dalam penerbangan. Perlu diketahui bahwa dalam setiap rute penerbangan, berdasarkan hukum atau perjanjian internasional, telah ditetapkan way point-way point "yang harus dilewati" agar tidak tersesat dan selamat/aman sampai ditujuan.
Nah...lho taunya aturan ini kan sama dengan kelakuannya keledai ....dan ternyata ada manfaatnya juga ya..... hehehe hidup KELEDAI… sok lah maju terus keledai....mudah-mudahan sekarang kamu ga dianggap hewan paling bodoh lagi..... hiikkk hoookkkk hiiiiiikkkkkk hookkkkkk.
(Mamang mohon maaf, gambar keledainya agak seksi dan tidak ada maksud untuk porno grafi atau porno aksi …kebetulan yang berhasil ditangkap camera fotonya yang sedang itu…..sekali lagi mohon maaf…nya)